Gelora Kepahlawanan 10 November

Standar

“Dan kita yakin saudara-saudara, pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita. Sebab, Allah selalu berada di pihak yang benar. Percayalah saudara-saudara, Tuhan akan melindungi kita sekalian. Allahu Akbar..! Allahu Akbar..! Allahu Akbar…! Merdeka !” – Pidato Bung Tomo

Perang Surabaya 10 November, menang atau kalah?

Pragmatisnya, ada dua jawaban

1. Secara kewilayahan, kalah:

Pada akhirnya, seluruh Surabaya bisa dikuasai sekutu (Inggris dan Nica).

2. Secara strategi, menang:

Inggris, salah satu negara pemenang PD II dengan dukungan senjata modern, mengira Surabaya bisa diduduki dalam 3 hari. Tapi ternyata pada praktiknya harus memakan waktu hingga 100 hari untuk menguasai seluruh Surabaya.

Makna hari pahlawan 10 November, bukan soal kalah dan menang an sich

Gelora perlawanan rakyat semesta dalam upaya menghadapi penjajahan terhadap hak berbangsa dan bernegara berhasil dibangkitkan. Dan satu hal yang telah ditorehkan dalam sejarah, bukan hanya TKR saja yang terlibat perang. Namun laskar-laskar santri juga ikut berjihad qital fii sabilillah. Ditambah pula oleh milisi bentukan rakyat, mereka ikut serta dalam mempertahankan wilayah Surabaya. Hal inilah yang menularkan semangat juang melawan penjajah di seluruh Indonesia, bagaikan aliran listrik yang menyetrum dengan maha dahsyat ke seluruh tempat yang terhubung dengannya.

Dan akhirnya, tidak salah jika mereka semua layak disebut pahlawan kemerdekaan.

MERDEKA ATAU MATI!

ISY KARIMAN, AU MUT SYAHIDAN!

Iklan

[LifeStory] Antara Long March dan Lari Marathon

Standar

Dalam pelatihan pecinta alam, Long March atau jalan jauh merupakan treatment yang digunakan untuk menguji mental, ketahanan fisik, kesabaran, dan kekompakan. Perjalanan itu ditempuh dengan berjalan kaki dengan jarak cukup jauh dengan tujuan tertentu. Jika rata-rata kecepatan langkah kaki manusia normal adalah 5km/jam, maka dalam waktu satu jam perjalanan, ia mampu menempuh jarak sejauh lima kilometer. Terkadang kegiatan ini dilakukan di jalan raya, semisal demonstrasi. Tapi seringnya, kegiatan ini dilakukan di alam bebas. Lanjutkan membaca

TAFSIR BENGKOK – Kamar Intimasi Dalam Hatimu

Standar

Hati atau qalbu (nonfisik) dapat dianalogikan sebagai rumah yang memiliki kamar-kamar yang menyimpan pernak-pernik diri sesuai kategori tingkat privasinya. Jika si pemilik hati mengizinkan seseorang untuk masuk ke dalamnya, maka ia dapat membuka privasi diri si pemilik hati, membuka rahasia yang tersembunyi, dan dapat melihat karakter sesungguhnya dari si pemilik hati.

Lanjutkan membaca

Kebaikan Harus Dipaksakan

Standar

Pada dasarnya, manusia adalah tempatnya lalai dan lupa. Lalai karena suka menunda, hingga akhirnya terlupa akibat dari penundaan.

Ada kalanya kita sudah berniat melakukan suatu kebaikan, namun secara tiba-tiba kita menemui halangan yang praktis menganggu kekonsistenan kita. Ibarat mobil yang sedang berjalan, tiba-tiba harus melambat karena menemui jalan yang buruk dan berlubang.

Jangan pernah berhenti. Tetaplah melakukan perbuatan baik walau kuantitas perbuatan itu menurun. Karena, jika sampai berhenti, akan butuh energi besar untuk memulainya kembali.

Jika kita memiliki tekad untuk memulai suatu perbuatan baik, maka tetapkanlah dalam diri kita, paksalah diri kita untuk melakukannya. Cari seribu alasan untuk mengerjakan ketimbang membuat seribu alasan untuk menunda.

Jadilah Pahlawan

Standar

Seorang kawan berkata, “janganlah kalian ragu untuk menjadi pahlawan. Karena sejatinya pahlawan adalah orang-orang baik seperti kalian yang merealisasikan idealismenya dalam bentuk perbuatan.”

Betapa banyak orang yang tidak menjadi pahlawan karena mereka tidak pernah mewujudkan mimpi-mimpinya. Padahal mereka yakin, dengan realisasi mimpi mereka tersebut, mereka mampu mengubah sebagian wajah dunia walaupun hanya dengan perubahan kecil. Apa yang salah? Apa mimpi mereka terlalu besar atau langkah mereka yang terlalu kecil?
Lanjutkan membaca

Enam Keutamaan Bulan Ramadhan

Standar

Ramadhan adalah bulan berkah, bulan sejuta hikmah, dan bulan kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan. Pendek kata, beruntunglah orang-orang yang bertemu dengan Ramadhan dan bisa berbuat kebajikan di dalamnya. Kemuliaan dan keberkahan Ramadhan telah disampaikan oleh Allah dan Rasul-Nya.

“Wahai segenap manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung penuh berkah, bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa di siang harinya sebagai kewajiban, dan qiyam di malam harinya sebagai sunah. Barangsiapa menunaikan ibadah yang difardukan, maka pekerjaan itu setara dengan orang mengerjakan 70 kewajiban.

Lanjutkan membaca