[Walimatul ‘Ursy] Qabiltu… Merajut Cinta Dalam Naungan RidhoNya

Standar

“Barang siapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi.” (HR. Thabrani dan Hakim)

“Karena kami mencintaiMU maka kami harus saling mencintai.” (anonim)

Takkan surut walau selangkah

Takkan henti walau sejenak

Cita kami hidup mulia

Atau syahid mendapat syurga….

(Gelombang Keadilan – Shoutul Harokah)

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Saudara dan saudariku (semoga dalam lindungan dan rahmat Allah subhanahu wa ta’ala)

Dengan mengharap ridha Allah ta’ala untuk merajut cinta dalam naungan Ridho-Nya, dan mengharap do’a barokah “Barakallaahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khairii”,

Maka perkenankanlah kami mengabarkan saudara dan saudari semua tentang acara Walimatul ‘Ursy kami

Heryani (Riri)

dan

Muhtar Gani Purnatama (Gani)

yang Insya Allah akan kami laksanakan pada

Hari/Tanggal: Ahad/ 30 Desember 2012

Waktu: 09.00 s/d selesai

Tempat: Desa Kepayang Dalam, Kpg III, No. 99,
Peninjauan, OKU, Sumatera Selatan

dan juga sebuah acara sederhana “ngunduh mantu” yang Insya Allah akan kami laksanakan pada

Hari/Tanggal: Ahad/ 2 Februari 2013

Waktu: 09.00 s/d selesai

Tempat: Jl. Way Sekampung no. 57/59
Pahoman, Bandar Lampung.

Besar harapan kami, saudara dan saudari semua berkenan hadir dan memanjatkan do’a untuk kami, agar kami dapat membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, melahirkan generasi yang sholeh dan sholehah, dalam kerangka mardhatillah yang penuh barokah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala

Demikian permohonan dari kami, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penyampaian.

Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Kami yang berbahagia,

Riri dan Gani

ririgani

Peta Lokasi:

Peta Lokasi

Peta Lokasi [Klik untuk memperbesar]

Google Maps:

Cinta Sepasang Rel Kereta

Standar

Bagai sepasang rel kereta
yang tidak pernah bertemu.
Tapi mereka dapat mengantarkan
rangkaian kereta sampai tujuannya.

Bagai besi-besi rel di malam hari,
kaku dan beku.
Tapi saling dipertautkan
oleh bantalan cinta.

Muhtar Gani
edansepur divre III

Jalan Alternatif Yogyakarta Madiun

Standar

Ada beberapa checkpoint dari titik pemberangkatan kota Yogyakarta. Checkpoint itu berupa kota dan desa yang harus kita lalui di jalur alternatif ini agar kita dapat tiba di Madiun dengan selamat tanpa tersasar.

Checkpoint itu diantaranya:

  1. Kota Yogyakarta, DIY (Pemberangkatan)
  2. Kota Surakarta, Jawa Tengah.
  3. Kota Karanganyar, Jawa Tengah
  4. Desa Tawangmangu, Jawa Tengah
  5. Desa Sarangan, Jawa Timur.
  6. Kota Magetan, Jawa Timur.
  7. Kota Maospati (Tugu Pesawat Maospati), Jawa Timur.
  8. Kota Madiun, Jawa Timur. (Titik Ketibaan)

Deskripsi Jalur:

Lanjutkan membaca

Suntang-sunting Blog Akashiroo

Standar

Nobody is perfect but everybody should be better.”

Pepatah mengatakan “tidak ada yang sempurna.” Kendati demikian, tidak salah jika kita dituntut untuk memperbaiki kesalahan (baca: ketidaksempurnaan) dalam diri sehingga aku tambahkan “but everybody should be better” setelah kalimat “Nobody is perfect.” Tentunya, pesan itu aku utamakan untuk diriku. Lebih kutekankan untukku.

Dalam beberapa waktu terakhir, dengan semakin tinggi trafik blogku ini, aku menyadari satu hal. Berapa lama pengunjung blog betah membaca blogku ini? Hanya sekedar membaca judulkah? Atau membaca isinya secara sekilas? Satu menit? Tiga menit?

Lanjutkan membaca

Kompor Outdoor Baru Milikku

Standar

Alhamdulillah… sampai juga kompor ini ke tanganku. Kompor idaman buat outdoor activities yang juga merupakan hobiku. Kompor ini, kubeli di sebuah forum terkenal Indonesia dengan harga yang cukup murah ketimbang waktu aku menaksirnya di Jogja dulu.

Kompor ini memiliki kemampuan untuk menyemprotkan gas dengan merata dan apinya berwarna biru. Sehingga dapat memasak dengan waktu yang cepat. Oh iya… Kompor ini juga sudah dilengkapi oleh pemantik elektrik. Sehingga kita tidak perlu untuk membawa korek api lagi.

Berikut penampakannya:

Terlipat

Terlipat

Gas Sudah Terpasang

Gas Sudah Terpasang

 

Coba Dinyalakan

Coba Dinyalakan

Insya Allah kompor ini siap menemani hari-hariku ketika aktivitas luar ruang. Doakan supaya awet yaaa…

Dari Jogja ke Indramayu: Tantangan Jenuh di Jalan Pulang [bagian 3 dari 3 tulisan]

Standar

Perut sudah kenyang. Mata sudah kembali terang. So, saatnya kita pulang. Hahaha… SMP banget ya… Sudah makan pulang. Atau SMA… sesudah makan assalaamu’alaikum?

Kembali ke Selatan
Setelah transit 3 jam di Kuningan, aku lanjutkan perjalanan melalui jalan yang sudah kulewati. Tujuanku adalah pulang lewat Ciamis agar aku bisa mampir ke rumah kawanku di Madura, Kecamatan Wanareja, di Cilacap sebelah barat. Tepat jam dua siang, aku memulai perjalanan kembali.

Menuruni Punggungan Pegunungan
Jalur Cikijing – Ciamis merupakan jalur pegunungan. Jalannya naik turun dan berliku. Kadang jalannya sangat menikung. Ditambah lagi kualitas jalannya yang kurang bagus karena sudah mulai terkelupas. Pemandangan didominasi oleh hijaunya sawah dan birunya pegunungan.

Lanjutkan membaca