Antara English dan Bahasa

Standar

interfaceSemenjak pertama kali mengenal komputer, aku telah terbiasa menggunakan bahasa inggris sebagai tampilan antarmuka sistem operasi yang kugunakan. Dimulai dari MSDOS™ tahun 90-an yang penuh dengan perintah-perintah tertulis, program file manager Norton Commander™, DA-51, dan lainnya yang berbahasa inggris. Disusul Windows 3.1 di tahun 93-an, pun menggunakan bahasa inggris. Sehingga mau tidak mau, aku pun menjadi terbiasa menggunakan interface berbahasa inggris. Istilah-istilah komputer seperti disk untuk cakram, drive untuk kandar, monitor untuk layar, scan untuk pindai, dan lainnya terasa sudah bersahabat di mataku.

Akhirnya aku mengenal MS-Windows™ XP™ berbahasa Indonesia sekitar tahun 2005-an. Namun aku baru mencobanya di tahun 2008. Aku memang pernah melihatnya dan aku menjadi bingung karenanya. Bahasa-bahasanya terasa asing dan menyulitkan. Sebetulnya sih, karena aku tidak terbiasa saja. Namun, untuk mempelajari lagi tampaknya hanya membuang-buang waktu. Hingga sekarang, aku terbiasa menggunakan ponsel dan alat elektronik yang antarmukanya berbahasa inggris.

Tapi aku menyadari, tidak semua orang paham dengan bahasa inggris sebagai tampilan antar muka. Untuk tampilan page ini pun, aku menggunakan bahasa indonesia sebagai front-end interface dan bahasa inggris sebagai back-end interface. Semoga hanya untuk urusan antarmuka saja, aku tidak bersahabat dengan bahasa indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s