Sebagian Cerita Evakuasi Korban Gunung Merapi

Dok. Dongeng Geologi, http://rovicky.wordpress.com
Jum’at dini hari, 5 November 2010, terjadi letusan dahsyat Merapi dan berefek banjirnya lava yang mengakibatkan aliran piroklastik (awan panas) di sepanjang Kali Gendol hingga sejauh 15 km-17 km dari puncak Merapi. Bencana ini menimpa desa-desa yang terletak di bantaran sungai tersebut.

Tim PKPU bersiap di Pasar Kejambon, Ngemplak, Sleman
dok. PKPU-DIY
Aktivitas pada gambar ini merupakan bagian dari aktivitas pra-evakuasi yang dilakukan pada tanggal 6 November 2010, atau satu hari setelah terjadinya bencana yang merenggut puluhan nyawa tersebut. Pada pukul 9 pagi, tim berhasil mengevakuasi jenazah satu keluarga beranggota 5 orang di dusun Gadingan, Argomulyo, Cangkringan,
(link video di http://kameradmukhtarov.multiply.com/video/item/1/18144_evakuasi-terhambat-awan-panas)

Tim gabungan berkoordinasi di titik aman 20km, pertigaan Cangkringan, Sleman
dok. PKPU-DIY

Pencarian korban di Dusun Cakran, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
Dok. Tribunnews
Namun evakuasi pada pukul 11 di Dusun Cakran, Argomulyo, Cangkringan, terpaksa dibatalkan karena adanya ancaman awan panas yang dikabarkan oleh rekan relawan dari Pos Pengamatan Swadaya Masyarakat Balerante, tengah meluncur ke hulu Kali Gendol. Tim gabungan yang beranggotakan TNI-AD, Jimny Jangkrik, Brimob, FKPPI, PKPU, dan beberapa rekan wartawan terpaksa lari sipat kuping menuju ke titik aman 20 km.






serem juga letusan 5 nov, btw skrg udah turun kan aktifitas merapi, dah jarang liat awanpanas
syukurlah, udah turun.
sehingga masyarakat lereng merapi sudah bisa melanjutkan nafas kehidupannya.